Baru-baru ini ada peluncuran Open Source for America, sebuah koalisi puluhan organisasi dan perusahaan untuk mempromosikan penggunaan open source software di kalangan pemerintah federal Amerika Serikat.
Menurut saya kejadian ini cukup menarik karena beberapa alasan:
- Berbagai nama besar seperti AMD, Google, Oracle, Red Hat, dan Mozilla Foundation tercatat sebagai founding members OSA.
- Meskipun telah ada berbagai proyek di kalangan pemerintah AS yang melibatkan penggunaan open source software (beberapa di antaranya dapat dilihat di website OSA), usaha promosi komunitas open source sepertinya masih kalah jauh dibandingkan kekuatan lobi dan usaha-usaha marketing dari berbagai perusahaan closed source software.
- Pemerintah AS nota bene memiliki budget memadai untuk membeli closed source software dan banyak perusahaan closed source software (seperti Microsoft) berbasis di AS. Bila pemerintah AS makin banyak memanfaatkan open source software, ini dapat menjadi sinyal bagi negara2 lain (terutama yang memiliki anggaran minimal untuk sistem TI) bahwa open source software merupakan sebuah alternatif yang kualitasnya setidaknya setara dengan closed source software, bukan hanya sebuah"kompromi" atau "pilihan nomor dua".